Oleh: duniamigas | Oktober 24, 2008

PENGENALAN ELECTRICLINE UNIT

             Dalam dunia perminyakan, pekerjaan workover (kerja ulang) adalah hal yang umum dilakukan selama rentang hidup suatu sumur HC. Tujuan utama workover adalah untuk menjaga integritas sumur, melakukan intervensi bawah permukaan sumur dan menjaga kelangsungan produksi dari sumur tersebut. Saat ini didunia perminyakan terdapat empat jenis unit intervensi sumur (well intervention unit)/unit workover ringan (light workover), yaitu slickline unit, electricline unit, snubbing unit dan coiled tubing unit. 

Electricline merupakan salah satu unit light workover yang paling banyak digunakan di industry perminyakan. Electricline digunakan untuk pekerjaan perforasi, fishing, logging, dan pemasangan plug mekanis. Peralatan permukaan pada electricline unit terdiri atas powerpack, control cabin, hydraulic control modul dan grease injector, dan PCE (pressure control equipment).

Powerpack merupakan unit pembangkit tenaga yang menggunakan mesin diesel yang terhubung dengan pompa hidrolik. Tenaga hidrolik yang dihasilkan kemudian disalurkan ke control cabin melalui koneksi mekanis atau hidrolis untuk menggerakkan winch unit. Desain powerpack harus sesuai dengan standar API Spec 7B-11C.

Control cabin merupakan tempat untuk memonitor aktivitas yang dilakukan toolstring selama pekerjaan workover berlangsung. Control cabin dilengkapi dengan winch unit dan wire drum. Winch berfungsi menarik/mengulur kabel agar toolstring dapat bergerak didalam sumur, selain itu winch digunakan untuk merekayasa/memanipulasi gerak toolstring (misal jar down atau jar up) untuk mengaktivasikan peralatan bawah permukaan.

 Slickline

 

Hydraulic control modul dan grease injector digunakan untuk mengoperasikan PCE dan sebagai pengontrol injeksi grease ke PCE. Alat ini memiliki rating pressure tertentu yang dapat disesuaikan dengan kondisi sumur. Control modul mentransmisikan tenaga hidrolik ke PCE untuk mengaktifkan/menonaktifkannya. Baca Lanjutannya…

Oleh: duniamigas | Desember 12, 2008

Membeli Kebahagian Dengan Segepok Uang, Cukupkah?

Saya mendapat artikel yang sangat bagus. namun saya kehilangan darimana artikel ini bersumber.  semoga bermanfaat. yah, semoga juga saya tidak dituntut, hehe..

“Bagi dunia kau hanya seseorang, tapi bagi seseorang kau adalah dunianya”

Air mata saya menetes ketika sedang membaca artikel ini, tapi ternyata saya tidak bisa membendung air mata ini akhirnya saya menangis juga, karena sangat terharu sekali. Artikel ini sangat menyentuh lubuk hati saya yang paling dalam & menyadarkan saya akan sangat berharganya buah hati saya dirumah yang sangat membutuhkan kasih sayang & perhatian dari ayahnya.

Membeli kebahagiaan dengan “segepok uang”, cukupkah ????

Gaji Papa Berapa?

Seperti biasa Andrew, Kepala Cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka di Jakarta,
tiba di rumahnya pada pukul 9 malam.
Tidak seperti biasanya, Sarah, putra pertamanya yang baru duduk di kelas tiga SD
membukakan pintu untuknya.
Nampaknya ia sudah menunggu cukup lama.
“Kok, belum tidur ?” sapa Andrew sambil mencium anaknya.
Biasanya Sarah memang sudah lelap ketika ia pulang dan
baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari. Baca Lanjutannya…

Oleh: duniamigas | Oktober 6, 2008

Pengaruh Tekanan dan Temperatur Terhadap Molekul

Setiap materi di alam ini dapat memiliki wujud dalam fasa solid, liquid atau gas, tergantung dari kondisi dan temperatur. Senyawa-senyawa hidrokarbon juga mengalami perubahan fasa sebagai respon terhadap perubahan kondisi temperatur dan tekanan yang dialaminya. Hal ini dalam dunia perminyakan sering disebut perilaku fasa (phase behavior) yang diwujudkan dalam bentuk diagram fasa.

Perilaku fasa hidrokarbon dapat dijelaskan berdasarkan perilaku molekul-molekul yang menyusun senyawanya. Ada empat faktor fisik penting yang berperan pada perilaku fasa. Empat faktor fisik tersebut adalah :

  1. Tekanan
  2. Gaya tarik antar molekul (molecular attraction)
  3. Energi kinetik
  4. Gaya tolak antar molekul (molecular repulsion)

Meningkatnya tekanan, akan cenderung memaksa atau mendorong molekul-molekul untuk saling mendekat sehingga gas akan terkompresi atau bahkan dapat berubah menjadi liquid. Jika tekanan menurun, gas mengembang dan liquid cenderung untuk menguap menjadi gas. Perubahan-perubahan fasa yang disebabkan oleh perubahan tekanan diistilahkan dengan perilaku fasa regular atau perilaku fasa normal.

Tekanan (Pressure)

Tekanan dan volume merupakan hal yang saling berkaitan dimana tekanan merupakan hasil dari tumbukan molekul-molekul terhadap dinding kontainer (wadah) atau pada permukaan liquid. Baca Lanjutannya…

Oleh: duniamigas | September 21, 2008

Subsurface Mapping

Peta Geologi adalah peta menunjukkan tentang susunan lapisan batuan dan pada umumnya memberikan informasi tentang formasi apa saja yang ada di daerah yang dipetakan.

Jenis-jenis peta geologi :

1. Peta geologi permukaan (surface geological map),

Definisi : peta yg memberikan berbagai formasi geologi yang langsung terletak di permukaan.

Kegunaan : menentukan lokasi bahan bangunan, drainase, pencarian air pembuatan lapangan terbang, pembuatan jalan dsb.

2. Peta singkapan (outcrop map)

Definisi : peta yg umumnya berskala besar, mencantumkan lokasi

ditemukannya batuan padat, yg dapat memberikan

keterangan dari pemboran, sifat fisik & kond.struktur

Kegunaan : menentukan lokasi material yg berupa pecahan batuan Baca Lanjutannya…

Oleh: duniamigas | September 18, 2008

WELL COMPLETION

Dalam operasi pemboran, well completion dilakukan pada tahap akhir. Setelah selesai melakukan pemboran, biasanya kita akan mengukur kondisi formasi sumur di bawah permukaan dengan wireline logging atau dengan Drill Stem Test. Apabila sumur bernilai ekonomis, maka kita bias melanjutkan well completion. Namun bila tidak ekonomis, maka sumur akan ditutup atau diabaikan dengan plug (bias juga dengan cement retainer). Jenis-jenis well completion adalah:

Open Hole Completion

Open Hole completion merupakan jenis well completion dimana pemasangan casing hanya diatas zona produktif sehingga formasi produktif dibiarkan tetap terbuka tanpa casing kebawahnya. Sehingga formasi produktif secara terbuka diproduksikan ke permukaan.

Keuntungan Open Hole Completion:

Biaya murah dan sederahana

Mudah bila ingin dilakukan Logging kembali

Mudah untuk memperdalam sumur

Tidak memerlukan biaya perforasi

Kerugian Open Hole Completion:

Biaya perawatan mahal (perlu sand clean-up rutin)

Sukar melakukan stimulasi pada zona yang berproduksi

Tidak dapat melakukan seleksi zona produksi

Batuan pada formasi harus Consolidated

Source: http://www.oil-gas.state.co.us

Baca Lanjutannya…

Oleh: duniamigas | September 12, 2008

Sour crude oil

Sour crude oil is crude oil containing the impurity sulfur. It is common to find crude oil containing some impurities. When the total sulfur level in the oil is > 1 % the oil is called “sour”.

The impurities will need to be removed before this lower quality crude can be refined into gasoline, thereby increasing the cost of processing. This results in a higher-priced gasoline than one made from sweet crude oil. Thus sour crude is usually processed into heavy oil such as diesel and fuel oil rather than gasoline to reduce processing cost.

(source: http://www.netl.doe.gov)

The majority of the sulfur in crude oil occurs bonded to carbon atoms, with a small amount occurring as elemental sulfur in solution and as hydrogen sulfide gas. Sour oil can be toxic and corrosive, especially when the oil contains high levels of hydrogen sulfide. At low concentrations the oil has the smell of rotten Baca Lanjutannya…

Older Posts »

Kategori